Digital signage masjid

Tentang kami

Masjid Media menghubungkan TV di serambi masjid dengan ponsel di saku pengurusnya — supaya jadwal salat, agenda kajian, dan pengumuman selalu sampai tepat waktu, tanpa perlu keahlian teknis.

Kenapa Masjid Media

TV di serambi sering menyala, jarang berbicara.

Di banyak masjid, jadwal salat masih ditulis tangan, pengumuman ditempel di mading, dan kabar kajian mendadak hanya tersebar dari mulut ke mulut. TV yang terpasang di serambi sering kosong, atau menampilkan jadwal salat statis yang jarang diperbarui.

Masjid Media menyatukan keduanya dalam satu alur sederhana: pengurus mengatur jadwal salat, teks berjalan, dan agenda dari aplikasi di ponselnya, dan layar TV menampilkannya seketika. Jamaah yang tidak sempat mampir ke masjid tetap terhubung lewat aplikasi yang sama.

04:47

Masjid Al-Hikmah

Bandung, Jawa Barat

04:47
Jumat, 15 Mei
17 Zulkaidah 1447 H

Masjid Media

Papan informasi digital untuk masjid, dikelola dari genggaman.

Masjid Media

Shubuh 04:47
Terbit dalam 01:18:00
Terbit 06:05
Dhuha 06:35
Dzuhur 11:57
Ashar 15:19
Maghrib 17:48
Isya 19:02
Kajian rutin ba’da Magrib bersama Ust. Ahmad

Data contoh — pratinjau antarmuka

Bedanya

Serambi yang sama, setelah ada layarnya.

Yang biasanya terjadi Jadwal salat ditulis tangan di papan, dan baru dibetulkan ketika ada yang sadar jadwalnya sudah melenceng.
Dengan Masjid Media Waktu dihitung dari koordinat masjid itu sendiri, dengan metode dan koreksi menitnya sendiri, lalu berganti dengan sendirinya setiap hari.
Yang biasanya terjadi Pengumuman dicetak dan ditempel di mading, dan hanya terbaca oleh yang sudah berada di dalam.
Dengan Masjid Media Teks berjalan dan slide diubah dari ponsel pengurus, dan layar di serambi mengikutinya saat itu juga.
Yang biasanya terjadi Kabar kajian tersebar dari mulut ke mulut, dan sampai kepada siapa pun yang kebetulan sedang berada di sana.
Dengan Masjid Media Agenda ditulis sekali, lalu muncul di beranda setiap jamaah yang mengikuti masjid itu, lengkap dengan pengingat sebelum acara dimulai.
Yang biasanya terjadi Begitu jaringan mati, layar pintar kembali menjadi perabot.
Dengan Masjid Media TV tetap berjalan dengan pengaturan yang sudah ia pegang hingga sehari penuh, lalu menyusul sendiri setelah jaringan kembali.
“Teknologi yang baik di masjid adalah yang tidak perlu dipikirkan. Ia meminta perhatian pengurus sekali, setelah itu ia menjaga dirinya sendiri.”
Prinsip yang kami pegang

Yang kami bangun

Tiga layar, satu produk.

Masjid Media bukan satu aplikasi. Ia sebuah tampilan, sebuah panel kendali, dan sebuah teman harian — masing-masing dengan tugasnya sendiri, semuanya membaca masjid yang sama.

Di televisi

Masjid Media TV

Aplikasi Android TV yang menampilkan jadwal salat, hitung mundur ke waktu berikutnya, teks berjalan dan slide milik masjid — lalu menepi saat azan, iqamah dan salat berlangsung. Tidak ada yang perlu masuk akun di sana.

Di saku pengurus

Aplikasi pengelola

Tempat masjid didaftarkan, layar dipasangkan lewat satu pindaian QR, dan seluruh isinya diatur: metode perhitungan, jeda iqamah, pengumuman, agenda, media, sampai siapa saja yang boleh ikut mengubahnya.

Di genggaman jamaah

Aplikasi yang sama, untuk jamaah

Tanpa masjid yang perlu dikelola: temukan masjid di sekitar Anda, ikuti yang biasa Anda datangi, dan terima pengingat sebelum kajian dimulai — semuanya dalam satu beranda.

Prinsip kami

Yang memandu setiap keputusan produk.

Sederhana untuk takmir

Tidak semua pengurus masjid terbiasa dengan teknologi. Memasang TV cukup dengan memindai kode QR, dan mengelola kontennya cukup dari ponsel — tanpa pelatihan khusus.

Dari dan untuk jamaah

Langganan masjid tidak harus ditanggung sendiri oleh takmir. Jamaah mana pun dapat membiayainya sebagai sedekah jariyah, dari mana saja.

Amanah menjaga data

Data masjid dan jamaah hanya kami gunakan untuk menjalankan layanan ini, sebagaimana dijelaskan di kebijakan privasi kami — bukan untuk diperjualbelikan.

Terus terang soal harga

Paket gratis yang tetap gratis, harga tercetak di situs ini, dan pembayaran lewat Google Play — tanpa penawaran tertutup, tanpa kontrak, dan langganan yang bisa Anda periksa atau hentikan sendiri dari akun Play Anda.

Data

Yang kami simpan, dan yang tidak.

Layar masjid dan perhatian jamaahnya adalah amanah. Begitu pula data di belakangnya. Ringkasnya ada di bawah; versi panjangnya ada di kebijakan kami.

Sebatas yang dibutuhkan fitur
Akun Anda, masjid yang Anda kelola, dan apa yang Anda terbitkan di sana. Lokasi dibaca saat Anda meminta daftar masjid terdekat, dan tidak di luar itu.
Tidak diperjualbelikan
Data Anda bukan barang dagangan dan bukan bahan iklan. Ia hanya dibagikan kepada penyedia layanan yang menjalankan sistem ini — hosting, autentikasi, notifikasi dan pembayaran.
Nomor kartu tidak lewat sini
Pembayaran ditangani oleh penyedia pembayaran. Kami hanya diberi tahu status langganannya; nomor kartu atau rekening Anda tidak pernah sampai ke kami.
Bisa Anda tarik kembali
Akun beserta datanya bisa Anda hapus sendiri, dari aplikasi maupun dari web — tanpa perlu berkirim surel meminta izin kepada kami.

Baca kebijakan privasi Ketentuan layanan Hapus akun

Dikelola oleh

PT. Sarana Infotekno Mitra Solusi

Ada pertanyaan, masukan, atau ingin mengenalkan Masjid Media ke masjid Anda? Kami senang mendengarnya.

Siap menghidupkan layar masjid?

Pasang Masjid Media di ponsel pengurus, pindai QR di layar TV, dan mulai dari paket Amanah tanpa biaya.

Segera hadir di Google Play